<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Awaniz's Blog</title>
	<atom:link href="http://awanbiruku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://awanbiruku.wordpress.com</link>
	<description>berUsaHa mEmBagi sEbuaH aSa...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Feb 2009 05:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='awanbiruku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/8f40dd1873973a9460a6696f2b0c38ba?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Awaniz's Blog</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://awanbiruku.wordpress.com/osd.xml" title="Awaniz&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://awanbiruku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MaLaM&#8230;</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/malam/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/malam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 03:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Di pinggiran sebuah hutan, satu keluarga kelinci mulai beranjak tidur. Malam membatasi gerak anak-anak mereka hanya di sekitar lubang yang menjadi rumah mereka. Walau tak berpintu, anak-anak kelinci seperti melihat dinding tebal antara rumah dan dunia luar. Seekor anak kelinci bertingkah lain dari yang lain. Sesekali, ia menjulurkan kepalanya keluar lubang. Ia menoleh ke kiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=45&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-46" title="kelinci_malam2" src="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/02/kelinci_malam2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="kelinci_malam2" width="300" height="225" />Di pinggiran sebuah hutan, satu keluarga kelinci mulai beranjak tidur. Malam membatasi gerak anak-anak mereka hanya di sekitar lubang yang menjadi rumah mereka. Walau tak berpintu, anak-anak kelinci seperti melihat dinding tebal antara rumah dan dunia luar.</p>
<p>Seekor anak kelinci bertingkah lain dari yang lain. Sesekali, ia menjulurkan kepalanya keluar lubang. Ia menoleh ke kiri dan kanan mencari sesuatu yang dianggapnya baru. Tapi, tindakan itu dicegah keras induknya. “Jangan coba-coba lakukan itu lagi, Nak!” teriak sang induk marah.</p>
<p>“Kenapa, Bu?” tanya anak kelinci heran. “Kenapa tak satu kelinci pun yang berani keluar lubang di saat malam?”</p>
<p>Induk kelinci menatap anaknya tajam. “Anakku,” ucapnya kemudian. “Malam sangat berbahaya untuk hewan seperti kita. Ketika malam datang, lubang menjadi tempat yang paling aman buat kita,” jelas sang induk kemudian.</p>
<p>“Bukankah tanah di sekitar sini hanya dihuni para kelinci, Bu?” sergah si anak menawarkan sudut pandang lain.</p>
<p>Induknya tersenyum. “Anakku, justru karena malamlah, kita tidak bisa membedakan mana teman dan mana pemangsa. Sabarlah untuk bergerak sekadarnya, hingga siang benar-benar datang!” ucap sang induk kelinci begitu meyakinkan&#8230;<span id="more-45"></span></p>
<p>Malam dan siang memang bukan sekadar pergerakan sisi bumi yang menjauh dan menghadap ke arah matahari. Ada makna lain dari yang namanya malam. Sesuatu yang menggambarkan suasana gelap, tertutup, curiga, dan ketakutan.</p>
<p>Dalam diri manusia pun punya dua suasana itu: malam dan siang. Malam menunjukkan suasana hati yang picik dan dangkal, dan siang menggambarkan kelapangan dada. Pada hati yang terselimuti malam, orang menjadi mudah curiga, senang dengan yang serba tertutup, sulit memaafkan, bahkan berkecenderungan menjadi pemangsa.</p>
<p>Orang bijak mengatakan, siang adalah di mana kita mampu membedakan antara pohon nangka dengan pohon cempedak. Selama kita tidak bisa menangkap kearifan diri kita pada wajah orang yang kita temui, jam berapa pun itu, hal itu menandakan kalau hari masih malam. (muhammadnuh@eramuslim.com)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=45&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/02/kelinci_malam2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kelinci_malam2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelajaran dari Gaza untuk kaum wanita!!</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/pelajaran-dari-gaza-untuk-kaum-wanita/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/pelajaran-dari-gaza-untuk-kaum-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 03:32:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[luv palestine..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Inilah kisah sebuah bangsa di atas sepenggal Tanah Suci. Banyak yang pernah terjadi di sana, akan banyak lagi yang kelak terjadi di sana di akhir zaman ini. Semua harus belajar dari panggung ini, terutama ummat Islam. Semua sisi harus menjadi pelajaran, termasuk sisi kemanusiaan sebagai wanita. Tahun baru 2009 dibuka dengan duka bagi ummat Islam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=42&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-41" title="3155999240_946967eb70" src="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/02/3155999240_946967eb70.jpg?w=235&#038;h=300" alt="3155999240_946967eb70" width="235" height="300" />Inilah kisah sebuah bangsa di atas sepenggal Tanah Suci. Banyak yang pernah terjadi di sana, akan banyak lagi yang kelak terjadi di sana di akhir zaman ini. Semua harus belajar dari panggung ini, terutama ummat Islam. Semua sisi harus menjadi pelajaran, termasuk sisi kemanusiaan sebagai wanita.</p>
<p>Tahun baru 2009 dibuka dengan duka bagi ummat Islam. Perang di Gaza. Pemandangan yang sangat memilukan. Namun Allah Swt menggelar panggung Gaza bukan sekedar untuk menjadi tontonan televisi dan obrolan jurnalistik bulan ini. Inilah kisah sebuah bangsa di atas sepenggal tanah suci. Penduduk Syam (Palestina, Lebanon, Syria, dan Yordania) memang penduduk yang tangguh. Banyak yang pernah terjadi di sana, akan banyak lagi yang kelak terjadi di sana di akhir zaman ini. Semua harus belajar dari panggung ini, terutama ummat Islam. Semua sisi harus menjadi pelajaran, termasuk sisi kemanusiaan sebagai wanita.</p>
<p>Dari berita:<br />
- Seorang ibu dari keluarga Samouni di Gaza melahirkan di tengah bom.<br />
- Seorang wanita mengatakan: <em>Tidak, tanah ini milik kami, apapun yang mereka lakukan tanah ini milik kami, kami akan tetap melawan mereka (Yahudi).</em><br />
- Seorang wanita muda pergi ke toko roti untuk antri roti berjam-jam di tengah hujan bom di Gaza. Ketika ditanya oleh wartawan mengapa ia tetap pergi ke toko roti padahal tidak aman, ia menjawab: <em>Tinggal di rumahpun kami di bom sedangkan saya harus membeli roti untuk keluarga di rumah, jadi, yah, jalani saja, kita hanya mati sekali.</em><span id="more-42"></span><br />
- Seluruh dunia tahu bahwa di tengah perang kali ini ada beberapa blog dioperasikan dari dalam Gaza, meskipun mereka kesulitan listrik.<br />
- Setiap hari pasar tetap buka, meskipun hanya dua jam sehari, dan meskipun pasar tersebut pernah di bom Israel saat jam sibuk dengan korban yang tidak sedikit.<br />
- Selama 22 hari perang, Israel berhasil membunuh 600 orang anak Gaza dari 1300an korban meninggal, tapi selama masa itu lahir 3500 bayi, banyak wanita Gaza melahirkan kembar, antara kembar dua dan kembar tiga.</p>
<p>Luar biasa, hanya sehari sesudah kedua pihak menyatakan gencatan senjatanya masing-masing, polisi lalu lintas sudah bertugas di jalan-jalan Gaza, bahkan sekolah dibuka kembali kurang dari sepekan sesudah itu. Para murid saling menyapa ketika pertama kali berjumpa: <em>Hei kamu, masih hidup ya?</em></p>
<p class="MsoNormal">Wilayah ini sudah tidak punya gedung parlemen, tidak punya kantor polisi (meskipun polisinya bertugas) dan seluruh gedung pemerintahan sudah pernah dibom, bahkan masjid-masjid dan rumah sakit serta sekolah tak luput dari pemboman. Infrastruktur boleh dikatakan sudah hancur tetapi ternyata struktur masyarakatnya tidak hancur, sistem sosialnya tidak kolaps bersama gedung-gedungnya. Shalat berjamaah tetap dilaksanakan di tengah hujan bom di antara reruntuhan bangunan masjid. Bahkan masjid mengumpulkan dana dari sebagian jama’ah yang masih punya sesuatu untuk disumbangkan kepada tetangganya yang lebih membutuhkan. Ini sebuah bangsa dengan daya tahan amat tinggi.</p>
<p class="MsoNormal">Jangan lupa, sebelum perang digelar Israel sudah mencekik Gaza dengan blokade selama hampir 2 tahun dan itu menyebabkan semua penduduk Gaza harus mengurangi jatah makan mereka karena sulitnya bahan makanan.</p>
<p class="MsoNormal">Dengan berita-berita di atas kita mendapatkan gambaran betapa anak-anak Palestina dari generasi ke generasi telah ditempa oleh ujian berat dengan pendamping yang tangguh, para orangtua mereka, para ibu mereka, para ibu yang tetap menjalankan prinsip kesabaran di tengah ujian yang amat berat.</p>
<p class="MsoNormal">Jika kita meninjau apa kriteria sabar yaitu:</p>
<p class="MsoNormal">1.      Tidak lemah mental</p>
<p class="MsoNormal">2.      Tidak lemah penampilan</p>
<p class="MsoNormal">3.      Tidak lemah aktivitas, maka inilah yang kita lihat dari wanita Gaza:</p>
<p class="MsoNormal">Dari berita-berita yang ada, para ibu Gaza tidak lemah mental ingin mengalah pada penjajah Israel, kebanyakan berpendapat bahwa perjuangan melawan penjajahan tetap perlu. Tak ada yang gemetar ketakutan ketika mendengar deru pesawat pembom di atas kepala mereka. Jika di tanya, mereka berkata dengan (nada menantang) bahwa mereka tidak takut pada tentara Israel dan akan melawan dengan senjata alat dapur, jika berhadapan.  Tanda tak ada kelamahan mental di sini.</p>
<p class="MsoNormal">Mereka tidak lemah penampilan, tampak bahwa mereka tetap tegak ketika diwawancarai para wartawan, bahkan mereka masih bisa menyuarakan kekecewaan mereka pada para pemimpin Arab yang tidak membantu mereka. Bahkan ada yang mengacungkan tangan ke arah kamera. Sikap tubuh mereka jelas menunjukkan mereka tidak lemah penampilan, bahkan bagi yang terluka dan sekarat.</p>
<p class="MsoNormal">Mereka juga tidak lemah aktivitas, sedikit ada kesempatan mereka langsung beraktivitas, ke pasar berjual beli, memakamkan kerabat, bahkan bersilaturahim di pasar. Di tengah bom mereka mengantri beli roti dengan taruhan nyawa. Bahkan ada seorang ibu yang melahirkan di tengah bom dengan hanya ditolong ibunya dengan penerangan lilin.</p>
<p class="MsoNormal">Kesimpulan:</p>
<p class="MsoNormal">1.      Wanita Gaza adalah wanita sabar, ujian apapun yang menimpa tidak membuat mereka gentar ketakutan apalagi sampai harus dibawa ke rumah sakit karena stress  sebagaimana wanita Yahudi di Israel selatan.</p>
<p class="MsoNormal">2.      Ketabahan mereka ternyata didasari pada iman dan ketaqwaan pada Allah. Kita melihat mereka melarikan rasa frustrasi mereka dengan berdoa mengangkat tangan kepada Allah mengutuk Israel saat mereka menghadapi rumah mereka hancur atau keluarga mereka tewas.</p>
<p class="MsoNormal">3.      Kerasnya keganasan dan permusuhan Yahudi justru membuat mereka tegak, menggeliat, dan melawan. Perlawanan wanita Gaza bukan dengan mengangkat senjata, tapi dengan menunjukkan keteladanan dalam sikap berani menghadapi kenyataan perang keras dan kejam ini di hadapan anak-anak mereka. Tampak dari raut wajah mereka yang meskipun berurai airmata tapi tetap berwajah tegar. Dan anak-anak menatap polos setiap lekuk ekspresi sang ibu. Pendidikan apa lagi yang terbaik dan paling efektif selain dari pendidikan keteladanan dalam kesabaran. Cobalah amati ekspresi mereka ketika diwawancarai para reporter, baik semasa masih perang maupun sesudah masa tenang ketika menceritakan pengalaman mereka.</p>
<p>Kaum ibu tak menyukai perang (kecuali mungkin Tzipi Livni dan Condoleeza Rice), namun jika perang merupakan takdir bagi bangsanya, kaum wanitalah yang memikul beban berat sebagai korban. Merekalah yang pertama merasakan sulitnya keseharian hidup di tengah perang, dari persoalan mencari kebutuhan sehari-hari hingga menenangkan anak yang ketakutan. Belum lagi jika mereka adalah korban utama, sebagaimana di Gaza ini. Karena mesin perang Israel mengejar wanita dan anak-anak bahkan di tempat pengungsian.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi bangsa yang terjajah dan terzalimi seperti ini, masa depan bangsanya terletak di pundak mereka. Jika kaum ibu Gaza menunjukkan kelemahan mental, ketakutan yang membuat takluk pada musuh, kelemahan aktivitas yang menyebabkan mereka tak lagi dapat bergerak menggeliat menjalankan hidup. Jika itu yang dilihat oleh anak-anak mereka hari ini, maka dapat kita bayangkan bahwa dalam 10 tahun ke depan di wilayah yang sekarang bernama Gaza sudah akan berdiri kota wisata Israel dengan nama Yahudi sebagaimana nama Ashdod, Ashkelon, Sderot, KiryatSmona dll. Itu karena jika mereka (kaum ibu Gaza hari ini) lemah, maka anak-anak mereka akan tumbuh menjadi penakut dan pecundang. Tetapi Alhamdulillah sekarang mereka tegar, maka Insya Allah sampai hari Kiamat-pun bangsa Yahudi tak akan dapat merasa tenang dengan kezalimannya. Akan selalu ada yang melawan mereka, generasi ke generasi Palestina yang baru.</p>
<p>Kita harus belajar pada mereka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=42&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/02/04/pelajaran-dari-gaza-untuk-kaum-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/02/3155999240_946967eb70.jpg?w=235" medium="image">
			<media:title type="html">3155999240_946967eb70</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>yg maNakah kepribadian aNda&#8230;???</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/29/yg-manakah-kepribadian-anda/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/29/yg-manakah-kepribadian-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 13:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/29/yg-manakah-kepribadian-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Florence Litteur, penulis buku terlaris “Personality Plus” menguraikan, ada empat pola watak dasar manusia. Kalau saja semua sudah kita pahami, kita akan sangat terbantu sekali dalam berhubungan dengan orang lain.Kita akan jadi mengerti mengapa suami kita tiba-tiba marah sekali ketika meja kerjanya yang berantakan kita atur rapi. Kita juga akan mudah memahami mengapa pegawai kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=26&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/01/derap_sep_ii03c_22.jpg?w=300&#038;h=298" alt="derap_sep_ii03c_22" title="derap_sep_ii03c_22" width="300" height="298" class="alignleft size-medium wp-image-31" />Florence Litteur, penulis buku terlaris “Personality Plus” menguraikan, ada empat pola watak dasar manusia. Kalau saja semua sudah kita pahami, kita akan sangat terbantu sekali dalam berhubungan dengan orang lain.Kita akan jadi mengerti mengapa suami kita tiba-tiba marah sekali ketika meja kerjanya yang berantakan kita atur rapi. Kita juga akan mudah memahami mengapa pegawai kita gampang sekali berjanji… dan hebatnya dengan mudah pula ia melupakannya, “Oh ya, saya lupa”katanya sambil tertawa santai. Kita juga akan mudah mengerti mengapa istri kita nggak mau dengar sedikitpun pendapat kita, tak mau kalah,cenderung mempertahankan diri, selalu merasa benar dengan pendapatnya dan makin sengit bertengkar kalau kita mau coba-coba untuk mengalahkannya.</p>
<p>Yang pertama, kata Florence adalah golongan Sanguinis, “Yang Populer”. Mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senangsekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu&#8230;<span id="more-26"></span></p>
<p>Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.</p>
<p>Lain lagi dengan tipe kedua, golongan melankoli, “Yang Sempurna”. Agak berseberangan dengan sang sanguinis. Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankoli cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.</p>
<p>Orang melankoli selalu ingin serba sempurna. Segala sesuatu ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankoli’ tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun istri `melankoli’ anda, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain.</p>
<p>Ketiga, manusia Koleris, “Yang Kuat”. Mereka ini suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa sajaia `suruh’ melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orangberusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.</p>
<p>Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”,tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi…” maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah.</p>
<p>Hal ini berbeda sekali dengan jenis keempat, sang Phlegmatis “Cinta Damai”. Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri nggak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan.</p>
<p>Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah parapendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis.</p>
<p>Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin nggak jalan”. Jadi kalau anda punya staf atau pegawai phlegmatis, andaharus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri oleh dirinya.</p>
<p>Mencoba Mengerti Orang Lain</p>
<p>Nah, sekarang anda masuk golongan mana? Coba amati istri, suami atau anak-anak anda, mereka golongan apa? Jangan-jangan anda sekarang mulai mengerti mengapa suami-istri-anak-rekan anda bertingkahlaku “seperti itu” selama ini. Dan anda pun akan tertawa sendiri mengingat-ingat berbagai perilaku dan kejadian selama ini.</p>
<p>Ya, tapi apakah persis begitu? Tentu saja tidak. Florence Litteur, berdasarkan penelitiannya bertahun-tahun telah melihat bahwa ternyata keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang. Yang beda hanyalah `kadar’nya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia.</p>
<p>Ada orang yang tergolong Koleris Sanguinis. Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris sanguinis ini. Ia suka mengatur-atur orang, tapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).</p>
<p>Ada pula golongan Koleris Melankolik. Mungkin anda akan kurang suka bergaul dengan dia. Bicaranya dingin, kalem, baku, suka mengatur, tak mau kalah dan terasa kadang menyakitkan (walaupun sebetulnya iatak bermaksud begitu). Setiap jawaban anda selalu ia kejar sampai mendalam. Sehingga kadang serasa diintrogasi, sebab memang ia ingin sempurna, tahu secara lengkap dan agak dingin. Menghadapi orang koleris melankolik, anda harus fahami saja sifatnya yang memang `begitu’ dan tingkatkan kesabaran anda. Yang penting sekarang anda tahu, bahwa ia sebetulnya juga baik, namun tampak di permukaan kadang kurang simpatik, itu saja.</p>
<p>Lain lagi dengan kaum Phlegmatis Melankolik. Pembawaannya diam, tenang, tapi ingat… semua yang anda katakan, akan ia pikirkan, ia analisa. Lalu saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang.</p>
<p>Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia. Akan tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Jika suami istri saling mengerti sifat dan watak ini, mereka akan cenderung berusaha `memaafkan’ pasangannya. Lalu berusaha untuk menyikapinya secara bijaksana.</p>
<p>Begitu pula saat menerima calon pegawai. Untuk bidang-bidang yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keteraturan yang tinggi, jauh lebih baik anda tempatkan orang-orang yang melankolik sempurna. Sedang di bagian promosi, iklan, resepsionis, MC, humas, wiraniaga, tentu jauh lebih tepat anda tempatkan orang-orang sanguinis. Lalu jangan posisikan orang-orang phlegmatis di bagian penagihan ataupun penjualan. Hasilnya pasti akan amat mengecewakan.</p>
<p>Begitulah, manusia memang amat beragam. Muncul sedikit tanda tanya, diantara semua watak itu, mana yang paling baik? Jawabannya, menurut Florence, tak ada yang paling baik. Semuanya baik. Tanpa orangsanguinis, dunia ini akan terasa sepi. Tanpa orang melankoli, mungkin tak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya. Tanpa kaum koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan. Tanpa sang phlegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.</p>
<p>Yang penting bukan mana yang terbaik. Sebab kita semua bisa mengasah keterampilan kita berhubungan dengan orang lain (interpersonal skill). Seorang yang ahli dalam berurusan dengan orang lain, ia akan mudah beradaptasi dengan berbagai watak itu. Ia tahu bagaimana menghadapi sifat pelupa dan watak acaknya kaum sanguinis, misalnya dengan memintanya untuk selalu buat rencana dan memintanya melakukansegera. Ia jago memanas-manasi (menantang) potensi orang koleris mencapai goal-nya, atau `membakar’ sang phlegmatis agar segera bertindak saat itu juga.”Inilah seninya”, kata Florence “dalam berinteraksi dengan orang lain”. Tentu saja awalnya adalah, “Anda dulu yang harus berubah”. Belajarlah jadi pengamat tingkah laku manusia…(lalu tertawalah)!</p>
<p>Oke,..menurut anda, tipe yang manakah saya??</p>
<p>Ohya, anda juga bisa melakukan tes kepribadian ini <a href="http://www.oneishy.com/personality/personality_test.php">di sini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=26&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/29/yg-manakah-kepribadian-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://awanbiruku.files.wordpress.com/2009/01/derap_sep_ii03c_22.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">derap_sep_ii03c_22</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Facebook Biayai Perang di Gaza???</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/27/facebook-biayai-perang-di-gaza-israel-vs-palestina/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/27/facebook-biayai-perang-di-gaza-israel-vs-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 07:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[luv palestine..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/27/facebook-biayai-perang-di-gaza-israel-vs-palestina/</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena facebook begitu gempar di Indonesia, sampai-sampai ada facebook dalam bahasa indonesia. Saya heran bukan main, satu per satu teman saya mendaftar di facebook. Tidak heran kalau di tahun 2008 facebook meraup keuntungan 300 juta dollar amerika karena lebih dari 140 juta user aktif di seluruh dunia dan 8,5 juta foto dimuat tiap harinya. Bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=22&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena facebook begitu gempar di Indonesia, sampai-sampai ada facebook dalam bahasa indonesia. Saya heran bukan main, satu per satu teman saya mendaftar di facebook. Tidak heran kalau di tahun 2008 facebook meraup keuntungan 300 juta dollar amerika karena lebih dari 140 juta user aktif di seluruh dunia dan 8,5 juta foto dimuat tiap harinya. Bagi yang belum tahu apa itu facebook bisa baca artikel ini. Facebook memberikan banyak kemudahan bagi kita, dari mulai menjalin relasi sampai cari uang dari facebook, baca juga artikel ini dan artikel ini. Tapi keuntungan yang sebanyak itu digunakan untukmembiayai perang di Gaza. Benarkah?</p>
<p>Awalnya saya juga tidak sengaja reseach tentang facebook. Dari awal saya sangat tidak setuju dengan adanya agresi Israel di Gaza. Untuk membantu warga Gaza, saya hanya bisa berdoa dan berniat untuk memboikot produk-produk Israel. Dari artikel yang saya publish beberapa waktu lalu tentang pemboikotan produk-produk Amerika, ada komentar yang mengatakan bahwa facebook dan wordpress adalah milik amerika dan menyarankan untuk tidak memakainya lagi. Dari sini awal mulanya saya melakukan reseach tentang facebook dan wordpress&#8230;<span id="more-22"></span></p>
<p>Fakta &#8211; fakta :<br />
Facebook adalah milik Mark Zuckerberg, jika kita membaca artikel Mark Zuckerberg dalam bahasa indonesia tidak diketahui secara lengkap siapakah dia. Kalau kita membaca artikel tentang Mark Zuckerberg dalam bahasa inggris terdapat lengkap data diri si pembuat facebook ini.<br />
Siapakah sebenarnya si pendiri sekaligus CEO facebook ini? Dia adalah mahasiswa harvard university dan aktif sebagai anggota Alpha Epsilon Pi. What is Alpha Epsilon Pi? baca artikel ini.<br />
Alpha Epsilon Pi adalah seperti perkumpulan mahasiswa yahudi di amerika utara, yang mempunyai misi sebagai berikut, Alpha Epsilon Pi, the Jewish Fraternity of North America, was founded to provide opportunities for Jewish men seeking the best possible college and fraternity experience. We have maintained the integrity of our purpose by strengthening our ties to the Jewish community and serving as a link between high school and career. Alpha Epsilon Pi develops leadership for the North American Jewish community at a critical time in a young man’s life. Alpha Epsilon Pi’s role is to encourage the Jewish student to remain dedicated to Jewish ideals, values, and ethics and to prepare the student to be one of tomorrow’s leaders so that he may help himself, his family, his community, and his people. Yang intinya adalah sebagai tempat pengkaderan dan tempat mencari pemimpin baru bagi kaumnya, yaitu Yahudi.<br />
Fakta ke-empat sampai artikel ini ditulis serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 600 palestinians.<br />
Facebook mendapatkan keuntungan dari iklan yang dipasang, semakin banyak user dan pengunjung facebook senakin banyak pula penghasilnya.</p>
<p>Next research :<br />
-Apakah hubungan Yahudi dengan Israel?<br />
-Apakah benar sebagian pendapatan Mark Zuckerberg di sumbangkan untuk Alpha Epsilon Pi?<br />
-Apakah Alpha Epsilon Pi berhubungan dengan pemerintah Israel?</p>
<p>Link :<br />
- How To Delete Facebook Account?<br />
- Daftar Produk AS yang diboikot oleh Para Ulama</p>
<p>Referensi :<br />
- http://www.wikipedia.org<br />
- http://www.infopalestina.com<br />
- http://www.aljazeera.net/english<br />
- http://amirkovic.wordpress.com</p>
<p>Via Note Facebook Kang Iiq’s Notes</p>
<p>Naaaah…….<br />
Mari kampanyekan!<br />
OpenSocial kayaknya makin menarik yah..<br />
Sayang Trafiknya kesedot ke Luar negeri semua..<br />
Kita Untung Bangsa gak Untung!<br />
Oh ya apa perlu kita-kita bikin kampanye<br />
Cintailah Website Dalam Negeri!<br />
Seperti sebelumnya kita kampanyekan<br />
Cintailah Produk Dalam Negeri&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=22&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/27/facebook-biayai-perang-di-gaza-israel-vs-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MeNuNgGu CinTa&#8230;</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/menunggu-cinta/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/menunggu-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 04:23:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[kadang menunggu cinta adalah hal yg membosankan kecuali jika hati semakin sabar akan hadirnya maka cinta akan semakin tumbuh sebelum ia datang menyapa&#8230;. belajar akan cinta&#8230;.aku belajar untuk merindu penantian akan lebih baik dibanding memaksa hati untuk merebut cinta&#8230;.. kecuali&#8230;jika aku ingin sakit hati&#8230;.. menunggu cinta membuat aku belajar untuk berpikir&#8230; cinta&#8230;&#8230;.. saat akan kumiliki&#8230; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=15&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">kadang menunggu cinta adalah hal yg membosankan<br />
kecuali jika hati semakin sabar akan hadirnya<br />
maka cinta akan semakin tumbuh sebelum ia datang menyapa&#8230;.</p>
<p style="text-align:center;">belajar akan cinta&#8230;.aku belajar untuk merindu<br />
penantian akan lebih baik dibanding memaksa hati untuk merebut cinta&#8230;..<br />
kecuali&#8230;jika aku ingin sakit hati&#8230;..<br />
menunggu cinta membuat aku belajar untuk berpikir&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">cinta&#8230;&#8230;..<br />
saat akan kumiliki&#8230;<br />
saat akan kurengkuh dan kugapai indahnya&#8230;<br />
akan lebih baik jika aku bertanya&#8230;..<br />
pantaskah kumiliki ?????&#8230;..<br />
kecuali jika aku gegabah&#8230;.maka aku harus siap untuk kecewa&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">menunggu cinta membuat aku belajar menghargai<br />
menghargai kepentingan cinta akan sesama<br />
kecuali jika aku egois&#8230;maka aku harus siap terhinakan&#8230;.<br />
menunggu cinta membuat aku belajar untuk memohon..<br />
berdoa untuk keselamatan cinta&#8230;.<br />
kecuali jika aku tak peduli&#8230;.<br />
maka aku harus siap kehilangan dalam sekejap&#8230;.<br />
menunggu cinta membuat aku belajar untuk memaknai cinta<br />
menikmatinya hanya dalam ikatan yg diridhoi oleh Sang Pemilik Cinta Sejati<br />
kecuali jika aku menuruti hawa nafsu&#8230;&#8230;<br />
maka aku harus siap tersiksa oleh dekapan dosa&#8230;..<br />
menunggu cinta membuat aku belajar bahwa jln cinta adalah kebenaran<br />
dan bahwa pacaran bukanlah jalan memaknai cinta&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">kecuali jika aku terus berjalan diatasnya&#8230;<br />
maka aku harus siap untuk semakin buta dan jauh dari cinta sejati&#8230;&#8230;<br />
menunggu cinta membuat aku belajar MEMAKNAI CINTA&#8230;.<br />
terserah apa kata yg lain !!!!!!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=15&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/menunggu-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Allah&#8230; apa yg KAU lakukan???</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/allah-apa-yg-kau-lakukan/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/allah-apa-yg-kau-lakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 04:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet. Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=12&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet. Ibu dengan tersenyum<br />
memandangiku dan berkata dengan lembut:</p>
<p>“Anakku,lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini; nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas”.</p>
<p>Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil, “Anakku, mari kesini, dan duduklah di pangkuan ibu”. Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah,dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.<br />
Kemudian ibu berkata,&#8230;<span id="more-12"></span></p>
<p>“Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu anya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan“.</p>
<p>Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah,<br />
“Allah, apa yang Engkau lakukan?”</p>
<p>Ia menjawab : </p>
<p>“Aku sedang menyulam kehidupanmu”.</p>
<p>Dan aku membantah,</p>
<p>“Tetapi tampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah?”</p>
<p>Kemudian Allah menjawab,</p>
<p>“Hambaku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Satu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu”.</p>
<p>Subhanallah… Beruntunglah orang2 yang mampu menjaring ayat indah Allah dari keruwetan hidup di dunia ini.Semoga Allah berkenan menumbuhkan kesabaran dan mewariskan kearifan dalam hati hamba-Nya agar dapat memaknai kejadian2 dalam perjalanan hidupnya, seruwet apapun itu. Amin..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=12&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/25/allah-apa-yg-kau-lakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>We Will Not Go Down, Gaza Tonight</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/we-will-not-go-down-gaza-tonight/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/we-will-not-go-down-gaza-tonight/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 22:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[luv palestine..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[WE WILL NOT GO DOWN Gaza tonight, sebuah lagu sebuah cerita? setiap lagu pasti diciptakan oleh para penciptanya mempunyai makna dan kesan tersendiri dan setiap lagu pasti memiliki cerita di dalamnya berikut juga lagu WE WILL NOT GO DOWN Oleh Michael Heart yang menceritakan jeritan hati di gaza karana kekejaman di palestina akibat serangan israel. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=9&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WE WILL NOT GO DOWN Gaza tonight, sebuah lagu sebuah cerita? setiap lagu pasti diciptakan oleh para penciptanya mempunyai makna dan kesan tersendiri dan setiap lagu pasti memiliki cerita di dalamnya berikut juga lagu WE WILL NOT GO DOWN Oleh Michael Heart yang menceritakan jeritan hati di gaza karana kekejaman di palestina akibat serangan israel.</p>
<p>Lagu ini juga sering terdengar Di TV ONE dan menjadi soundtrak berita Gaza di TV ONE ketika memberitakan situasi terkini di Gaza Palestina lihat liriknya: &#8230; </p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p style="text-align:center;">WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)<br />
(Composed by Michael Heart)<br />
Copyright 2009</p>
<p style="text-align:center;">A blinding flash of white light<br />
Lit up the sky over Gaza tonight<br />
People running for cover<br />
Not knowing whether they’re dead or alive</p>
<p style="text-align:center;">They came with their tanks and their planes<br />
With ravaging fiery flames<br />
And nothing remains<br />
Just a voice rising up in the smoky haze</p>
<p style="text-align:center;">We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p style="text-align:center;">Women and children alike<br />
Murdered and massacred night after night<br />
While the so-called leaders of countries afar<br />
Debated on who’s wrong or right</p>
<p style="text-align:center;">But their powerless words were in vain<br />
And the bombs fell down like acid rain<br />
But through the tears and the blood and the pain<br />
You can still hear that voice through the smoky haze</p>
<p style="text-align:center;">We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Terjemahannya ke bahasa indonesia</strong></p>
<p style="text-align:center;">Cahaya putih yang membutakan mata<br />
Menyala terang di langit Gaza malam ini<br />
Orang-orang berlarian untuk berlindung<br />
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati</p>
<p style="text-align:center;">Mereka datang dengan tank dan pesawat<br />
Dengan berkobaran api yang merusak<br />
Dan tak ada yang tersisa<br />
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal</p>
<p style="text-align:center;">Kami tidak akan menyerah<br />
Di malam hari, tanpa perlawanan<br />
Kalian bisa membakar masjid2, rumah2 dan sekolah2 kami<br />
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati<br />
Kami tidak akan menyerah<br />
Di Gaza malam ini</p>
<p style="text-align:center;">Wanita dan anak-anak<br />
Dibunuh dan dibantai tiap malam<br />
Sementara para pemimpin nun jauh di sana<br />
Berdebat tentang siapa yg salah &amp; benar</p>
<p style="text-align:center;">Tapi kata-kata mereka tak banyak berarti<br />
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam<br />
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit<br />
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal</p>
<p style="text-align:center;">Kami tidak akan menyerah<br />
Di malam hari, tanpa perlawanan<br />
Kalian bisa membakar masjid2, rumah2 dan sekolah2 kami<br />
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati<br />
Kami tidak akan menyerah<br />
Di Gaza malam ini</p>
<p>Lirik diambil dari : piskholid<br />
Download MP3: <a title="wewillnotgodown" href="http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl.php?file=we_will_not_go_down.mp3" target="_blank">WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) langsung dari situs pembuatnya.</a></p>
<p>Michael Heart merelakan lagu yang telah dibuatnya itu untuk didownload oleh semua orang di seluruh dunia. Agar semua orang di seluruh dunia dapat merasakan juga penderitaan rakyat gaza katanya, memberikan alasan mengapa beliau menyebarluaskan lagu ini secara gratis.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=9&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/we-will-not-go-down-gaza-tonight/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MeNcinTai TaNpa SyaRaT&#8230;</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/mencintai-tanpa-syarat/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/mencintai-tanpa-syarat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 04:41:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah renungan, Semoga bermanfaat. MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT??? Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia. Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali. Silahkan baca dan dihayati. *MAMPUKAH [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=5&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah renungan, Semoga bermanfaat.</p>
<p>MAMPUKAH KITA MENCINTAI ISTRI KITA TANPA SYARAT???</p>
<p>Ini cerita Nyata, beliau adalah Bp. Eko Pratomo, Direktur Fortis<br />
Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan<br />
Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri<br />
Reksadana di<br />
Indonesia.</p>
<p>Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali.</p>
<p>Silahkan baca dan dihayati.</p>
<p>*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* &#8211; - &#8211; sebuah perenungan</p>
<p>Buat para suami baca ya….. istri &amp; calon istri juga boleh..</p>
<p>Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah<br />
senja bahkan sudah mendekati malam,Pak Suyatno 58 tahun<br />
kesehariannya diisi<br />
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.. mereka<br />
menikah sudah lebih 32 tahun.</p>
<p>Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah<br />
istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa<br />
digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga<br />
seluruh<br />
tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun<br />
sudah tidak bisa digerakkan lagi.</p>
<p>Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi,<br />
dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja<br />
dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa<br />
kesepian.<span id="more-5"></span></p>
<p>Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya<br />
tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari<br />
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya<br />
makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti<br />
pakaian dan<br />
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil<br />
menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.</p>
<p>Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi,<br />
Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya<br />
setiap berangkat tidur.</p>
<p>Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan<br />
sabar<br />
dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati<br />
mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg<br />
masih kuliah.</p>
<p>Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul dirumah orang tua<br />
mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah<br />
sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu<br />
mereka dia yg<br />
merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.</p>
<p>Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin<br />
sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu<br />
tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……. ..bahkan<br />
bapak<br />
tidak ijinkan kami menjaga ibu” . dengan air mata berlinang anak itu<br />
melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan<br />
bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan<br />
bapak menikmati masa tua bapak<br />
dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,<br />
kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.</p>
<p>Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka.”<br />
Anak2ku ……… Jikalau perkawinan &amp; hidup didunia ini hanya untuk<br />
nafsu, mungkin bapak akan menikah….. ..tapi ketahuilah dengan<br />
adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah<br />
melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg<br />
selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak<br />
satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu<br />
apakah dia menginginkan keadaannya seperti Ini.</p>
<p>Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia<br />
meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan<br />
bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain,<br />
bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”</p>
<p>Sejenak meledaklah tangis anak2 pak Suyatno merekapun melihat<br />
butiran2<br />
kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata<br />
suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno<br />
diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber<br />
dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada<br />
Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg<br />
sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau dengan<br />
tamu yg<br />
hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan<br />
haru disitulah Pak Suyatno bercerita.</p>
<p>“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam<br />
perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga,<br />
pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya<br />
menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan<br />
sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan<br />
dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..</p>
<p>Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu<br />
merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk<br />
mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari<br />
penggantinya apalagi dia sakit,,,”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=5&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/mencintai-tanpa-syarat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANDAI&#8230;</title>
		<link>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/andai/</link>
		<comments>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/andai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 04:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>awaniez</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://awanbiruku.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Andai hilangmu bak matahari terbenam menjemput malam pastikan timbul semula seusai fajar. Andai pergimu bak pelangi indah pastikan datang kembali tika rintik bertemu sinar. Andaikau tiada bak putaran musim pastikan bersilih ganti selang tiga purnama. Namun lenyapmu hanyakan muncul di saat tiupan sangkakala kedua.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=3&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Andai hilangmu<br />
bak matahari terbenam<br />
menjemput malam<br />
pastikan timbul semula<br />
seusai fajar.</p>
<p style="text-align:center;">Andai pergimu<br />
bak pelangi indah<br />
pastikan datang kembali<br />
tika rintik bertemu sinar.</p>
<p style="text-align:center;">Andaikau tiada<br />
bak putaran musim<br />
pastikan bersilih ganti<br />
selang tiga purnama.</p>
<p style="text-align:center;">Namun lenyapmu<br />
hanyakan muncul<br />
di saat tiupan<br />
sangkakala kedua.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/awanbiruku.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/awanbiruku.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=awanbiruku.wordpress.com&amp;blog=6271198&amp;post=3&amp;subd=awanbiruku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://awanbiruku.wordpress.com/2009/01/22/andai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac25a16dc6f128303ce06f8fd9beee25?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">awaniez</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
